<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>radical[]rêveur</title>
	<atom:link href="http://arifn.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://arifn.wordpress.com</link>
	<description>Curiosity is my Sin</description>
	<lastBuildDate>Wed, 25 Jan 2012 03:12:54 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='arifn.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://1.gravatar.com/blavatar/de080d4d9cbc397a84d24b0263e8a4c9?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title>radical[]rêveur</title>
		<link>http://arifn.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://arifn.wordpress.com/osd.xml" title="radical[]rêveur" />
	<atom:link rel='hub' href='http://arifn.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Samurai X Live Action</title>
		<link>http://arifn.wordpress.com/2011/12/20/samurai-x-live-action/</link>
		<comments>http://arifn.wordpress.com/2011/12/20/samurai-x-live-action/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Dec 2011 04:41:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arifn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baca]]></category>
		<category><![CDATA[Hobby]]></category>
		<category><![CDATA[Nonton]]></category>
		<category><![CDATA[Anime]]></category>
		<category><![CDATA[Japan]]></category>
		<category><![CDATA[Rurouni Kenshin]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifn.wordpress.com/?p=1225</guid>
		<description><![CDATA[Jika teman-teman pada jaman dahulu kala sering menonton serial animasi di televisi, pasti teman-teman sudah tak asing dengan Samurai X. Rurouni Kenshin atau lebih dikenal dengan Samurai X merupakan serial animasi Jepang klasik yang menceritakan tentang perubahan seorang samurai pembunuh legendaris (Battosai) menjadi samurai yang menggunakan pedang untuk menciptakan kedamaian. Serial ini diangkat dari manga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifn.wordpress.com&amp;blog=407945&amp;post=1225&amp;subd=arifn&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika teman-teman pada jaman dahulu kala sering menonton serial animasi di televisi, pasti teman-teman sudah tak asing dengan Samurai X. <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Rurouni_Kenshin">Rurouni Kenshin</a> atau lebih dikenal dengan Samurai X merupakan serial animasi Jepang klasik yang menceritakan tentang perubahan seorang samurai pembunuh legendaris (Battosai) menjadi samurai yang menggunakan pedang untuk menciptakan kedamaian. Serial ini diangkat dari manga karya <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Nobuhiro_Watsuki" target="_blank">Nobuhiro Watsuki</a> dan merupakan salah satu karya manga yang cukup terkenal di kalangan anak muda di jamannya (jaman saya masih muda, hehe).</p>
<p>Beberapa hari yang lalu, saya mendapatkan berita bahwa kisah Kenshin si Battosai akan dibuat versi live actionnya. Orang yang beruntung memerankan Kenshin adalah <a href="http://wiki.d-addicts.com/Sato_Takeru" target="_blank">Sato Takeru</a> yang juga pernah bermain di <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Kamen_Rider_Den-O" target="_blank">Kamen Rider Den-O</a> dan <a title="BECK: Let’s Rock n Roll" href="http://arifn.wordpress.com/2011/07/08/beck-lets-rock-n-roll/" target="_blank">BECK live action</a>. Filmnya sendiri baru akan dirilis tanggal 25 Agustus 2012. Supaya tidak penasaran, mari kita lihat trailernya di bawah ini.</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://arifn.wordpress.com/2011/12/20/samurai-x-live-action/"><img src="http://img.youtube.com/vi/ObdlLp7gkYA/2.jpg" alt="" /></a></span>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifn.wordpress.com/1225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifn.wordpress.com/1225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifn.wordpress.com/1225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifn.wordpress.com/1225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifn.wordpress.com/1225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifn.wordpress.com/1225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifn.wordpress.com/1225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifn.wordpress.com/1225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifn.wordpress.com/1225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifn.wordpress.com/1225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifn.wordpress.com/1225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifn.wordpress.com/1225/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifn.wordpress.com/1225/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifn.wordpress.com/1225/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifn.wordpress.com&amp;blog=407945&amp;post=1225&amp;subd=arifn&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifn.wordpress.com/2011/12/20/samurai-x-live-action/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>13</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f9d9b15fb7abf32f2f21c004f7ebc08?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">arifn</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kereta Api yang Terakhir</title>
		<link>http://arifn.wordpress.com/2011/11/24/kereta-api-yang-terakhir/</link>
		<comments>http://arifn.wordpress.com/2011/11/24/kereta-api-yang-terakhir/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 24 Nov 2011 06:52:37 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arifn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hobby]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Nonton]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifn.wordpress.com/?p=1194</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa saat yang lalu menulis dua cerita tentang kereta, yaitu Kereta.. Kereta&#8230; dan Kereta Lagi, seorang teman blogger merekomendasikan kepada saya sebuah film yang berkaitan dengan kereta api. Film tersebut berjudul Kereta Api Terakhir. Judulnya cukup unik ya? Hehe.. Kereta Api Terakhir merupakan film lawas keluaran tahun 1981. Film ini bertemakan perjuangan melawan penjajahan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifn.wordpress.com&amp;blog=407945&amp;post=1194&amp;subd=arifn&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://arifn.files.wordpress.com/2011/11/kereta-api-terakhir.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-1203" title="kereta-api-terakhir" src="http://arifn.files.wordpress.com/2011/11/kereta-api-terakhir.jpg?w=300&#038;h=296" alt="" width="300" height="296" /></a>Setelah beberapa saat yang lalu menulis dua cerita tentang kereta, yaitu <a title="Kereta… Kereta…" href="http://arifn.wordpress.com/2011/03/07/kereta-kereta/">Kereta.. Kereta&#8230;</a> dan <a title="Kereta Lagi…" href="http://arifn.wordpress.com/2011/11/08/kereta-lagi/">Kereta Lagi</a>, seorang <a href="http://dhila13.wordpress.com" target="_blank">teman blogger</a> merekomendasikan kepada saya sebuah film yang berkaitan dengan kereta api. Film tersebut berjudul <strong>Kereta Api Terakhir</strong>. Judulnya cukup unik ya? Hehe..</p>
<p>Kereta Api Terakhir merupakan film lawas keluaran tahun 1981. Film ini bertemakan perjuangan melawan penjajahan Belanda. Film tentang kereta ini diangkat dari novel klasik yang ditulis oleh Pandir Kelana. Film ini dibintangi oleh bintang-bintang top pada masa itu, yaitu Rizawan Gayo, Gito Rollies, Pupung Harris, dan Deddy Sutomo. Dari semua bintang tersebut, hanya satu yang saya ketahui yaitu abah Gito Rollies, hehe..<span id="more-1194"></span></p>
<p>Berlatar kegagalan <a title="Perundingan Linggarjati" href="http://id.wikipedia.org/wiki/Perundingan_Linggarjati" target="_blank">perundingan Linggarjati</a>, Maskar Besar tentara memutuskan untuk mengumpulkan semua kereta api di Yogyakarta. Kereta api pada jaman tersebut merupakan alat transportasi yang sangat berharga dan diperebutkan oleh semua pihak. Dari beberapa kereta yang diberangkatkan dari Stasiun Besar Purwokerto, Letnan Firman (Pupung Harris) dan Sersan Tobing (Gito Rollies) ditugaskan untuk mengawal kereta api terakhir ke Stasiun Yogyakarta. Film ini berkisah tentang halangan dan rintangan yang ditemui ketika dalam perjalanan, mulai dari serangan udara Belanda, gerbong yang terbakar, pengungsi yang melahirkan, hingga kisah asmara antara Letnan Firman dan Retno (lho?).</p>
<p>Meskipun bertemakan perjuangan, film ini dibumbui dengan banyak adegan romantis dan komedi. Adegan romantis dihiasi dengan dialog-dialog yang membuat tersipu-sipu, sedangkan adegan komedi diiringi dengan dialog-dialog lugu dan kocak. Melihat film ini, saya sempet bingung mengelompokkan film ini, apakah termasuk film aksi, komedi, atau romansa. Namun demikian, film ini sangat bagus untuk ukuran jaman dulu dengan segala keterbatasannya. Jika teman-teman ingin menonton filmnya dapat melihatnya di <a title="Kereta Api Terakhir" href="http://www.youtube.com/results?search_query=kereta+api+terakhir" target="_blank">Youtube yang telah dibagi menjadi 14 part</a>. Dan inilah <a href="http://wp.me/p6XpN-xU" target="_blank">review film ini oleh teman blogger saya tersebut</a>.</p>
<p>Credits: Kereta Api Terakhir poster didapat dari <a href="http://indonesiancinematheque.blogspot.com/2011/02/kereta-api-terakhir-1981.html">http://indonesiancinematheque.blogspot.com/2011/02/kereta-api-terakhir-1981.html</a></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifn.wordpress.com/1194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifn.wordpress.com/1194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifn.wordpress.com/1194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifn.wordpress.com/1194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifn.wordpress.com/1194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifn.wordpress.com/1194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifn.wordpress.com/1194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifn.wordpress.com/1194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifn.wordpress.com/1194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifn.wordpress.com/1194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifn.wordpress.com/1194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifn.wordpress.com/1194/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifn.wordpress.com/1194/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifn.wordpress.com/1194/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifn.wordpress.com&amp;blog=407945&amp;post=1194&amp;subd=arifn&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifn.wordpress.com/2011/11/24/kereta-api-yang-terakhir/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>15</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f9d9b15fb7abf32f2f21c004f7ebc08?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">arifn</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://arifn.files.wordpress.com/2011/11/kereta-api-terakhir.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">kereta-api-terakhir</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kereta Lagi&#8230;</title>
		<link>http://arifn.wordpress.com/2011/11/08/kereta-lagi/</link>
		<comments>http://arifn.wordpress.com/2011/11/08/kereta-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 08 Nov 2011 01:50:48 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arifn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita Panjang]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Perjalanan]]></category>
		<category><![CDATA[curhat]]></category>
		<category><![CDATA[memories]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifn.wordpress.com/?p=1183</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa hari yang lalu, saya berkesempatan untuk mengunjungi daerah khusus ibukota Jakarta. Setelah beberapa saat mencari moda transportasi yang murah dan nyaman, akhirnya saya memutuskan untuk mencoba menggunakan kereta api. Tak terasa sudah hampir beberapa bulan saya tidak menaiki kereta api lagi. Saya sempat membaca berita bahwa PT Kereta Api Indonesia (KAI) memiliki kereta baru [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifn.wordpress.com&amp;blog=407945&amp;post=1183&amp;subd=arifn&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://arifn.files.wordpress.com/2011/11/p081111_08-20_02.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1184" title="COOKIE2" src="http://arifn.files.wordpress.com/2011/11/p081111_08-20_02.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Beberapa hari yang lalu, saya berkesempatan untuk mengunjungi daerah khusus ibukota Jakarta. Setelah beberapa saat mencari moda transportasi yang murah dan nyaman, akhirnya saya memutuskan untuk mencoba menggunakan kereta api. Tak terasa sudah <a title="Kereta… Kereta…" href="http://arifn.wordpress.com/2011/03/07/kereta-kereta/">hampir beberapa bulan saya tidak menaiki kereta api lagi</a>. Saya sempat membaca berita bahwa PT Kereta Api Indonesia (KAI) memiliki kereta baru rute Yogyakarta &#8211; Jakarta. Saya berpikir, kenapa saya tidak mencobanya saja.<span id="more-1183"></span></p>
<p>Akhirnya setelah beberapa saat mengantri tiket, saya akhirnya mendapatkan tiket pulang-pergi Yogyakarta &#8211; Jakarta. Rencananya, saya berangkat dari Yogyakarta menggunakan kereta api kelas Bisnis <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api_Senja_Utama_Yogya" target="_blank">Senja Utama Yogya</a> dan akan kembali menggunakan kereta api baru kelas Ekonomi AC <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kereta_api_Gajah_Wong" target="_blank">Gajah Wong</a>. Rupanya kali ini saya beruntung, <a href="http://www.republika.co.id/berita/nasional/umum/11/09/21/lruzc9-tiket-berdiri-di-kereta-api-akan-dihentikan" target="_blank">sejak tanggal 1 Oktober 2011, PT KAI tidak menjual tiket berdiri untuk perjalanan jauh</a>. Jadi, kereta api akan menjadi lebih nyaman. Salut untuk PT KAI.</p>
<p>Perjalanan pertama menggunakan kereta api bisnis Senja Utama Yogya. Ini adalah perjalanan pertama saya menggunakan kereta api kelas bisnis. Kereta ini ternyata hanya dilengkapi dengan kipas angin. Namun demikian, karena kereta ini menempuh perjalanan pada malam hari, hawa dinginnya saya rasa sudah cukup. Penerangan yang cukup membuat saya nyaman membaca di dalam kereta hingga larut malam. Salah satu keunggulan kereta api dibanding bis adalah tempat duduk yang nyaman dengan ruang kaki yang lebih longgar, serta stabil sehingga kita tidak pusing ketika membaca di dalamnya. Pedagang asongan memang keluar masuk, namun tidak ada pedagang yang tinggal di dalam kereta. Hal ini sepertinya juga kebijakan dari PT KAI. Kereta sempat berhenti cukup lama di salah satu stasiun kecil (yang saya lupa namanya). Namun demikian, kereta yang saya tumpangi hanya terlambat satu jam hingga sampai di stasiun tujuan, yaitu stasiun Pasar Senen.</p>
<p><a href="http://arifn.files.wordpress.com/2011/11/p311011_07-43.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-1187" title="COOKIE2" src="http://arifn.files.wordpress.com/2011/11/p311011_07-43.jpg?w=300&#038;h=225" alt="" width="300" height="225" /></a>Perjalanan pulang, saya menggunakan kereta api Gajah Wong. Kereta api ini berangkat dari stasiun Pasar Senen pada pukul 07.45 pagi, tepat setelah kereta api Fajar Utama Yogya. Kereta api ekonomi AC ini tergolong baru, karena <a href="http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2011/08/15/15075337/KA.Ekonomi.AC.Gajah.Wong.Diluncurkan" target="_blank">diluncurkan menyambut musim mudik lebaran 2011</a>. Tempat duduk masih dibungkus dengan plastik dan masih tergolong terawat dengan baik. AC juga cukup dingin, bahkan saya tidka merasakan panas sama sekali meskipun perjalanan saya dari pagi hingga sore hari. Berbeda dengan kelas bisnis, untuk kelas ekonomi AC, tempat duduk penumpang berhadap-hadapan. Beruntung, di sekitar tempat yang saya duduki kosong, hanya ada satu orang yang duduk tepat di depan saya. Ketika ia turun di stasiun Purwokerto, praktis semua tempat duduk saya kuasai untuk diri sendiri <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Sepinya penumpang kereta api Gajah Wong membuat saya sempat khawatir. Saya khawatir kalau trayek kereta ini akan dihentikan karena tidak menghasilkan keuntungan. Lagipula <a href="http://nasional.vivanews.com/news/read/255172-tak-jual-tiket-berdiri--pt-ka-mengaku-rugi" target="_blank">kebijakan tidak menjual tiket berdiri ternyata membuat PT KAI mengalami kerugian</a>. Semoga saja peningkatan pelayanan PT KAI dapat membuat rakyat Indonesia menjadi lebih suka menggunakan kereta api. Ayo maju terus kereta api Indonesia.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifn.wordpress.com/1183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifn.wordpress.com/1183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifn.wordpress.com/1183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifn.wordpress.com/1183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifn.wordpress.com/1183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifn.wordpress.com/1183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifn.wordpress.com/1183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifn.wordpress.com/1183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifn.wordpress.com/1183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifn.wordpress.com/1183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifn.wordpress.com/1183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifn.wordpress.com/1183/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifn.wordpress.com/1183/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifn.wordpress.com/1183/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifn.wordpress.com&amp;blog=407945&amp;post=1183&amp;subd=arifn&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifn.wordpress.com/2011/11/08/kereta-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>32</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f9d9b15fb7abf32f2f21c004f7ebc08?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">arifn</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://arifn.files.wordpress.com/2011/11/p081111_08-20_02.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">COOKIE2</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://arifn.files.wordpress.com/2011/11/p311011_07-43.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">COOKIE2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Jejak Cahaya di Eropa</title>
		<link>http://arifn.wordpress.com/2011/11/05/jejak-cahaya-di-eropa/</link>
		<comments>http://arifn.wordpress.com/2011/11/05/jejak-cahaya-di-eropa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 05 Nov 2011 14:02:35 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arifn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baca]]></category>
		<category><![CDATA[Hobby]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>
		<category><![CDATA[menulis]]></category>
		<category><![CDATA[penelitian]]></category>
		<category><![CDATA[Perjalanan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifn.wordpress.com/?p=1174</guid>
		<description><![CDATA[Tema perjalanan di luar negeri akhir-akhir ini banyak diangkat ke bentuk buku, baik yang dikemas dalam bentuk catatan perjalanan atau difiksikan berbentuk novel. Beberapa di antaranya inspiratif, mempengaruhi kita untuk ikut berpetualang ke negeri seberang. Beberapa hari yang lalu, saya berkesempatan untuk membaca kisah perjalanan yang berbeda. Kisah ini tertuang dalam buku 99 Cahaya di [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifn.wordpress.com&amp;blog=407945&amp;post=1174&amp;subd=arifn&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://arifn.files.wordpress.com/2011/11/12252878.jpg"><img class="alignright size-full wp-image-1178" title="12252878" src="http://arifn.files.wordpress.com/2011/11/12252878.jpg?w=600" alt=""   /></a>Tema perjalanan di luar negeri akhir-akhir ini banyak diangkat ke bentuk buku, baik yang dikemas dalam bentuk catatan perjalanan atau difiksikan berbentuk novel. Beberapa di antaranya inspiratif, mempengaruhi kita untuk ikut berpetualang ke negeri seberang. Beberapa hari yang lalu, saya berkesempatan untuk membaca kisah perjalanan yang berbeda. Kisah ini tertuang dalam buku <a href="http://www.goodreads.com/book/show/12252878-99-cahaya-di-langit-eropa" target="_blank">99 Cahaya di Langit Eropa</a>.</p>
<p>Buku 99 Cahaya di Langit Eropa merupakan kisah perjalanan Hanum Salsabiela Rais, puteri dari Amien Rais. Saat itu, mbak Hanum sedang menemani suaminya yang sedang mengambil studi doktor di Austria. Jadi, ketika sang suami sedang kuliah atau mengikuti konferensi, mbak Hanum asyik berjalan-jalan menikmati Eropa (hehe.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> ). Fokus yang diangkat oleh mbak Hanum adalah jejak-jejak kejayaan Islam di Eropa pada masa lampau. Jejak kejayaan Islam tersebut beberapa di antaranya terlihat dari beberapa bangunan antik, seperti Mezquita-Catedral, masjid yang beralih fungsi menjadi gereja di Cordoba (Spanyol) dan Hagia Sophia, gereja yang sempat menjadi masjid sebelum dijadikan museum di Turki. Selain itu, diangkat juga beberapa lukisan yang ternyata secara tak sengaja mengandung beberapa tulisan yang meng-Esa-kan Allah. Beberapa misteri juga turut membumbui buku ini, seperti apakah mungkin bahwa Napoleon Bonaparte itu ternyata seorang muslim?</p>
<p>Penyajian yang ringan disertai beberapa referensi sejarah membuat saya teringat bahwa dahulu Islam sempat berjaya di Eropa. Namun demikian, kejayaan tersebut akhirnya runtuh dan sisanya hanya dapat terlihat di beberapa bangunan bersejarah. Buku ini berhasil membuat saya semakin ingin berpetualang ke negeri Eropa. Semoga Allah memberikan kekuatan dan mengijinkan saya untuk menginjakkan kaki di belahan Allah yang kita sebut Eropa. Amien.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>N.B. Review ini juga <a href="http://wp.me/p6XpN-wt" target="_blank">ditulis oleh sahabat blogger di sini</a>.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifn.wordpress.com/1174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifn.wordpress.com/1174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifn.wordpress.com/1174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifn.wordpress.com/1174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifn.wordpress.com/1174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifn.wordpress.com/1174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifn.wordpress.com/1174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifn.wordpress.com/1174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifn.wordpress.com/1174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifn.wordpress.com/1174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifn.wordpress.com/1174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifn.wordpress.com/1174/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifn.wordpress.com/1174/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifn.wordpress.com/1174/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifn.wordpress.com&amp;blog=407945&amp;post=1174&amp;subd=arifn&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifn.wordpress.com/2011/11/05/jejak-cahaya-di-eropa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>25</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f9d9b15fb7abf32f2f21c004f7ebc08?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">arifn</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://arifn.files.wordpress.com/2011/11/12252878.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">12252878</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ketika Srintil Menari</title>
		<link>http://arifn.wordpress.com/2011/10/24/ketika-srintil-menari/</link>
		<comments>http://arifn.wordpress.com/2011/10/24/ketika-srintil-menari/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 24 Oct 2011 02:22:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>arifn</dc:creator>
				<category><![CDATA[Baca]]></category>
		<category><![CDATA[Hobby]]></category>
		<category><![CDATA[inspirasi]]></category>
		<category><![CDATA[Kisah]]></category>
		<category><![CDATA[Nonton]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[cerita]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://arifn.wordpress.com/?p=1162</guid>
		<description><![CDATA[Trilogi novel Ronggeng Dukuh Paruk adalah salah satu novel Indonesia yang meninggalkan kesan pada diri saya. Jadi, ketika ada teman blogger yang memberitahukan ada acara pemutaran khusus film yang didasarkan pada novel ini, saya segera mendaftarkan diri sebagai peserta. Film tersebut berjudul Sang Penari (The Dancer). Film Sang Penari disutradarai oleh Ifa Isfansyah dan didukung oleh [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifn.wordpress.com&amp;blog=407945&amp;post=1162&amp;subd=arifn&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://arifn.files.wordpress.com/2011/10/sangpenari.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-1165" title="sangpenari" src="http://arifn.files.wordpress.com/2011/10/sangpenari.jpg?w=298&#038;h=300" alt="" width="298" height="300" /></a>Trilogi novel Ronggeng Dukuh Paruk adalah salah satu novel Indonesia yang <a href="http://arifn.wordpress.com/2010/01/25/ronggeng-dukuh-paruk/">meninggalkan kesan</a> pada diri saya. Jadi, ketika ada <a href="http://dhila13.wordpress.com">teman blogger</a> yang memberitahukan ada acara pemutaran khusus film yang didasarkan pada novel ini, saya segera mendaftarkan diri sebagai peserta. Film tersebut berjudul <a href="http://www.imdb.com/title/tt1989598/" target="_blank">Sang Penari (The Dancer)</a>.</p>
<p>Film Sang Penari disutradarai oleh Ifa Isfansyah dan didukung oleh artis-artis papan atas seperti Oka Antara, Pia Nasution, Slamet Rahardjo, Tio Pakusadewo, Happy Salma, dan Lukman Sardi. Skenario ditulis oleh Salman Aristo, Ifa Isfansyah, dan Shanty Harmayn. Sedianya, film ini baru akan &#8220;resmi&#8221; akan diputar di bioskop kesayangan kita pada tanggal <strong>10 November 2011</strong>. Namun, sebagai media promosi, pemutararan khusus film ini diselenggarakan di beberapa kota di Indonesia. Pemutaran khusus perdana film ini sendiri diselenggarakan di Yogyakarta, tanggal <strong>16 Oktober 2011</strong> kemarin, dan saya termasuk salah seorang yang beruntung mendapatkan tiket untuk menontonnya (gratis lho.. <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> )<span id="more-1162"></span></p>
<p>Adegan dibuka di Dukuh Paruk, sebuah dukuh miskin yang terkenal karena Ronggengnya. Ronggeng terakhir (Happy Salma) meninggal setelah teracuni tempe bongkrek yang dibuat oleh orang tua Srintil. Srintil kecil harus kehilangan orang tuanya karena mereka memutuskan untuk bunuh diri dengan memakan tempe bongkrek beracun buatan mereka sendiri. Beberapa tahun kemudian, sesepuh desa merasa bahwa Srintil (Pia Nasution) adalah ronggeng Dukuh Paruk selanjutnya. Rasus (Oka Antara) yang mencintai Srintil sejak kecil tidak ingin Srintil menjadi ronggeng, namun Srintil memaksa sehingga akhirnya Rasus pun mengalah. Keterampilan Srintil segera membuat Dukuh Paruk kembali berjaya dengan ronggengnya. Tak tahan melihat apa yang terjadi, Rasus memutuskan untuk menjadi tentara.</p>
<p>Para penduduk dukuh yang lugu tidak menyadari bahwa mereka dimanfaatkan oleh kang Bakar (Lukman Sardi) untuk mencari dukungan bagi partai komunis. Ketika terjadi pergolakan pada tahun 1965, para penduduk dukuh dianggap sebagai anggota partai dan ditangkap. Rasus yang telah menjadi tentara kemudian berusaha mencari kekasihnya Srintil yang telah hilang.</p>
<p>Mengangkat sebuah novel ke dalam film memang tidak mudah. Walau film Sang Penari didasarkan pada novel Ronggeng Dukuh Paruk, namun tetap saja ada beberapa perbedaan cerita di antara keduanya. Film ini menurut saya sangat bagus bila dibandingkan dengan film-film Indonesia lainnya saat ini yang dipenuhi cerita mistis. Film ini mencoba mengangkat sisi kebudayaan tradisional dengan tari-tarian, batik, dan logat <em>ngapak</em> khas Banyumas yang sering mengundang tawa. Film ini juga menampilkan potret suram bangsa saat terjadi pemberontakan partai komunis. Namun demikian, ada beberapa hal yang menurut saya kurang kuat ditampilkan di film ini. Misalnya keinginan Srintil untuk berumah tangga dan mempunyai anak hanya ditampilkan dengan beberapa adegan singkat. Selain itu, saya juga merasa tragedi dalam film ini tidak sekuat novelnya, walaupun ada beberapa penonton yang saya dengar menangis saat adegan tersebut berlangsung.</p>
<span style="text-align:center; display: block;"><a href="http://arifn.wordpress.com/2011/10/24/ketika-srintil-menari/"><img src="http://img.youtube.com/vi/Uo9B_xPyc6k/2.jpg" alt="" /></a></span>
<p>Film ini dengan segala keunggulan dan kekurangannya tetap merupakan salah satu film Indonesia yang layak untuk ditonton. Film ini  dapat membuat teman-teman tersenyum, tertawa, takjub, dan menangis hingga akhir cerita. Akhir cerita, selamat menonton ketika film ini telah beredar di bioskop kesayangan teman-teman semua&#8230; <img src='http://s0.wp.com/wp-includes/images/smilies/icon_biggrin.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>NB. Review tentang film ini juga ditulis oleh <a href="http://dhila13.wordpress.com/2011/10/24/sang-penari-dukuh-paruk/" target="_blank">teman blogger saya tersebut</a>.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/arifn.wordpress.com/1162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/arifn.wordpress.com/1162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/arifn.wordpress.com/1162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/arifn.wordpress.com/1162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/arifn.wordpress.com/1162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/arifn.wordpress.com/1162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/arifn.wordpress.com/1162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/arifn.wordpress.com/1162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/arifn.wordpress.com/1162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/arifn.wordpress.com/1162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/arifn.wordpress.com/1162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/arifn.wordpress.com/1162/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/arifn.wordpress.com/1162/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/arifn.wordpress.com/1162/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=arifn.wordpress.com&amp;blog=407945&amp;post=1162&amp;subd=arifn&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://arifn.wordpress.com/2011/10/24/ketika-srintil-menari/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>31</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/9f9d9b15fb7abf32f2f21c004f7ebc08?s=96&#38;d=monsterid" medium="image">
			<media:title type="html">arifn</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://arifn.files.wordpress.com/2011/10/sangpenari.jpg?w=298" medium="image">
			<media:title type="html">sangpenari</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
