Posts Tagged ‘menulis’
Rubah atau Landak?
Saya yakin para pembaca tahu binatang yang bernama rubah atau landak. Kedua binatang ini ternyata memiliki arti yang khusus. Apakah arti khusus tersebut? Apakah perbedaan di antara keduanya?
Freeman J. Dyson, seorang fisikawan terkemuka, di dalam kata pengantar sebuah buku menulis perbedaannya sebagai berikut:
Ilmuwan besar ada dua macam–demikian menurut penyair abad ke-7 SM, Archilochus–tipe rubah dan tipe landak. Rubah tahu banyak trik, landak hanya tahu satu trik. Rubah suka mencoba semua hal, mudah bergonta-ganti perhatian. Landak hanya tertarik pada beberapa persoalan penting dan berkutat dengan persoalan-persoalan yang sama selama bertahun-tahun.
(Sumber: Feynman: Genius Fisika Paling Cool Sedunia, hal.5)
Kesalahan Bukan pada Televisi Anda
“I find television very educating. Every time somebody turns on the set, I go into the other room and read a book.” ~Groucho Marx
Akhir pekan yang panjang ini, aku habiskan dengan menonton sebuah film seri pendek buatan Jepang. Film ini berkisah tentang seorang profesor fisika yang dimintai bantuan oleh kepolisian untuk memecahkan kasus-kasus yang aneh. Salah satu episodenya menceritakan tentang kasus terbakarnya kepala korban secara spontan. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata munculnya api tersebut bukan karena suatu hal yang mistis. Peristiwa tersebut dapat dijelaskan secara fisika. Penyebabnya adalah sinar laser yang ditembakkan tepat di kepala korban. Untuk memecahkan kasus ini, si profesor rela melakukan percobaan dengan sinar laser sebanyak 43 kali untuk memastikan peristiwa tersebut dapat terjadi. Baca entri selengkapnya »
Tips Menulis Laporan: Ide
Beberapa hari belakangan ini, aku mulai menyadari bahwa menulis dengan bahasa Indonesia itu tidak semudah yang kubayangkan sebelumnya. Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan sehingga tulisan yang kita buat menjadi padu, beralur, dan yang terpenting: enak untuk dibaca. Untuk itulah, aku memiliki ide untuk berbagi ilmu dalam hal tulis menulis., khususnya menulis laporan, karya ilmiah, atau tugas akhir(?). Tips ini kutulis hanya berdasar pengalaman saja, jadi jikalau ada para pembaca sekalian yang ingin menambahkan: silahkan.. Dan marilah kita mulai..
Kumpulkan ide
Satu hal yang paling penting saat menulis adalah kita mengetahui apa yang akan kita tulis. Sebelum proses menulis dimulai, ada baiknya kita mengumpulkan terlebih dahulu semua bahan yang akan dijadikan acuan dalam karya kita nantinya. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai gudang ide dari tulisan kita.
Bahan telah didapatkan. Langkah selanjutnya adalah membuat pokok pikiran utama. Pokok-pokok pikiran utama kita ini nantinya akan dikembangkan sehingga terbentuk karya yang utuh. Pokok pikiran utama sebaiknya singkat, dan memiliki hubungan dengan pokok pikiran lain (walau tidak selalu demikian).
Bagaimanakah cara menentukan pokok pikiran ini? Well, ada beberapa teknik yang bisa ditempuh. Salah satu teknik yang kusuka adalah brainstorming dengan bantuan mind map. Kita cukup menghujani mind map dengan berbagai ide yang muncul dalam benak kita. Apa yang akan kita bahas di bagian ini? Bagian ini sebaiknya membahas tentang apa? Kalau pokok pikiran seperti ini, kira-kira penjelasannya bagaimana? dst. Untuk mempermudah dalam membuat mind map, ada pengembang yang telah berbaik hati membuatkan Freemind. Membuat mind map dengan tangan atau dengan bantuan software: pilihan di tangan anda..:D
Ada orang berkata: “dua kepala lebih baik daripada satu kepala“. Walaupun pepatah itu belum sepenuhnya terbukti, tidak ada salahnya kita mencoba. Mulailah bertanya dan berdiskusi kepada teman kita. Tanyakan kepada mereka mengenai ide dan pokok pikiran yang telah kita buat. Mintalah masukan kepada mereka, siapa tahu kita mendapatkan ide segar.
Sampai di sini dulu ya, tunggu postingan selanjutnya. Ada masukan, tanggapan, sanggahan? Monggo, dipersilahkan..
