Kangen..

Kenapa kamu ?

Ngga papa kok… cuman kangen..

kangen?? ma siapa??

kangen sama kehidupanku yang dulu,, pas aku masih kecil..

emangnya kenapa dengan kehidupanmu yang sekarang ??

ngga tahu.. semakin tua, aku merasa dihadapkan pada banyak pilihan..

Hidup emang penuh dengan pilihan, Bang..  Emangnya dulu waktu kecil kamu ngga disuruh milih??

iya sih.. tapi ini berbeda.. saat kamu sudah dewasa, pilihan yang kamu ambil akan menentukan jalan hidupmu selanjutnya..

yap, itu benar.. tapi seiring dengan waktu,, seharusnya kamu juga memiliki bekal pengetahuan untuk menentukan pilihanmu.. iya ngga??

ya.. mungkin  kau benar.. tapi tetap saja..

Bang,, jangan terlalu memikirkan masa lalu karena kau tak bisa kembali… Life goes on.. Hiduplah untuk masa depan..

Ya,, kau memang benar,,

beranilah untuk mengambil pilihan,, pilihlah dengan penuh pertimbangan,, dan jangan lupa untuk selalu mendekatkan dirimu pada-Nya..

Itu juga salah satu yang aku rindukan.. aku rindu untuk dekat dengan-Nya…

Kau pasti bisa.. berusahalah,,

thanks, man… 

 

Bogor, 3 Juni 2007, 0837 hours

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

9 Komentar

  1. dianadelia

     /  Juni 7, 2007

    its normally if you ever feel like this,,
    but life goes on,,,
    so jgn pernah berbalik ke belakang

    Balas
  2. i still need the memories to encourage me to the future..
    we must learn from the past, right…??

    Balas
  3. Saat masih anak-anak, pengen cepat-cepat dewasa, salah satu alasannya biar “ga dibilang anak kecil lagi”.
    Saat udah dewasa, pengen balik lagi jadi anak-anak, salah satu alasannya “ga ada beban waktu kecil”.
    Saat udah lanjut usia, pengen balik ke masa dewasa, salah satu alasannya “pengen beraktivitas lagi kayak dulu, masih segar ” .

    Belajar dari pengalaman ga pernah ada masalah. Tapi belajar pada kenyataan itulah yang benar dan susah diterima.
    Anyway, good story. dear 4 me .

    Balas
  4. khawanz

     /  Juni 7, 2007

    Kita hidup untuk sekarang dan masa depan.
    Yang lalu biarlah berlalu….Rasulullah salallahu’alaihi wasallam bersabda,”Mukmin yang kuat itu lebih dicintai Allah daripada mukmin yang lemah. Masing2 memiliki kebaikan. Berusahalah dengan sungguh2 atas apa yang kau usahakan. Dan mintalah pertolongan Allah dan janganlah lemah. Dan janganlah kalian berkata, seandainya begini dan begitu maka akan begini dan begitu. Katakanlah, qadarullaahi wamaa syaafa’ala (apa yang dikehendaki Alah pasti akan trjadi). Karena kata seandainya itu membuka jalan bagi syetan.” (HR.Muslim di riyadhusshalihin). “Seandainya” di sini dimaksudkan untuk hal2 yang telah terjadi dan kemudian kita menyesalinya. Lalu,apakah kita menyesal pada kehidupan kita di masa kecil atau masa lalu??!!–No! The time still goes on, so no time to regret the past.

    Balas
  5. Alhamdulillah.. terima kasih mau mengingatkan…
    Walau sepertinya ada sedikit salah pengertian di sini..
    Tapi ga papa kok.. Terima kasih atas perhatian dan nasehatnya..

    “Even you don’t know my past, thanks for supporting me toward the future”

    Balas
  6. khawanz

     /  Juni 11, 2007

    hehehe, iye rif kaya’nya mang gw salah comment nih ama postingan lo… gw cuma nerusin comment2 yang ada aje,hehehe…

    Balas
  7. iye,, gpp kok.. yang penting udah dinasehatin…
    terimakasih banyak ..

    Balas
  8. Kemarin sudah berlalu..

    Besok hanyalah khayalan dan impian yang belum tentu kan tiba..

    hari ini lah milikmu,, Percaya deh🙂

    Balas
  9. hehehe… ada salah paham lagi nih..
    Tapi gpp kok.. semakin ramai semakin asyik…
    thanks buat commentnya..!!😀

    Balas

Ada apa di pikiranmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: