Red Leaves

Red Leaves

Author : Thomas H Cook
Penerbit : Dastan Books
Tebal : 420 hlm

 

Hidup memang tak selamanya indah. Ketika semuanya tampak berjalan dengan baik, tak disangka tersembunyi berbagai rahasia yang menyentakkan pikiran. Hidup Eric Moore sekarang memang lebih baik bila dibandingkan dengan kehidupan masa kecilnya dulu. Ayah yang bangkrut, ibu dan adik yang meninggal secara tragis, dan kakak pemabuk. Sekarang ia telah mapan dengan satu anak lelaki dan seorang istri yang berprofesi sebagai dosen. Sementara ia mengira bahwa hidupnya aman dan tentram, sampai datang peristiwa yang menghancurkan pondasi rumah tangga dan membuka rahasia yang tak pernah ia ketahui sebelumnya. Dan peristiwa tersebut hanyalah hilangnya seorang gadis kecil.

Realistis dan puitis. Begitulah kesan saya ketika membaca novel ini. Novel ini menyeret kita untuk merasakan kegelisahan yang dirasakan oleh si tokoh utama. Kegelisahan yang realistis, dibumbui dengan bahasa puitis yang tinggi. Dengan teratur penulis menceritakan tentang kejadian yang memancing kecurigaan. Kecurigaan yang bersifat korosif, menghancurkan keluarga, satu demi satu. Semuanya tertulis dengan rapi bagaikan puzzle yang baru akan terpecahkan pada lembar-lembar terakhir.

Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

4 Komentar

  1. wah kak, lama tidak bersua.. dah lama ga ngenet lama2 nih… (ngerti kan maksud kalimat barusan?) hoho… dari sinopsis2 yang kk buat, alur cerita selalu terlihat menarik… tapi ketika nyoba ngebaca… cira selalu tertegun… terpotong di tengah jalan… mengapakah??? karena textnya ENGLISH!! hua…

    ya, emang perlu sih membiasakan berbahasa inggris… tapi kok ya cape tiap buka kamus… alfalink rusak, bk2 linguist ga epektif… di transtulin ngaco…

    apa lebih baik kk yang nransletin trus ngasih hasilnya ke cira??? huahaha… asik bgt…

    btw kak, open housenya kurang sukses… soalnya ada keterbatasan waktu bagi anak2 44 untuk bisa menghadiri stand kita… T_T

    Balas
  2. iya… ooo..yang ini pake bahasa Indonesia kok,, ada buku “nyata”-nya.. bukan i-buuk..
    translate?? wah dibayar berapa tuh?? boleh aja asal bayarnya sesuai..
    hmm… ya sudahlah.. yang penting kan sudah berlalu.. lagi di rumah ya?? oleh2..nya..

    Balas
  3. dibayar dengan doa dan terima kasih.. hehe.. aq lum pulang kok kak.. bingung kapan… ato malah ga pulang.. kk, PKL ato pulang nih?? jago jaringan ga kak? (ya iyalah… monsieur arif gitu looo)

    Balas
  4. Aku PKL.. sampe tanggal 25 Agustus.. Mungkin pulang lagi lebaran kali ya,,
    Jaringan?? Ngerti dikit2 doank.. (maksudnya…??)

    Balas

Ada apa di pikiranmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: