Jika… Maka…

Pernyataan pilihan jika… maka… (atau if… else…) adalah sebuah komponen yang sangat berpengaruh, baik dalam kehidupan kita sehari-hari, maupun dalam dunia pemrograman. Mengapa? Karena hidup ini penuh dengan pilihan…

Namun jika kita menggunakan pernyataan ini, kita harus berhati-hati. Kenapa lagi?? Karena pernyataan ini hanya berlaku satu arah, bukan dua arah seperti jika dan hanya jika… Maksudnya, pernyataan yang berada di belakang ‘maka’ akan terjadi bila pernyataan di belakang ‘jika’ sudah terpenuhi. Namun, jika pernyataan di belakang ‘maka’ terjadi belum tentu pernyataan di belakang ‘jika’ sudah terpenuhi.. That’s the rule..

Sekarang, ambil contoh kasus.. Misalkan salah satu slogan iklan yang cukup terkenal: Orang pintar, minum ***(censored).. Secara logika, slogan ini dapat diartikan sebagai berikut: Jika orang itu pintar, maka orang itu akan minum ***… Sesuai dengan rule pada paragraf sebelumnya, pernyataan tersebut dapat disimpulkan jika oran itu minum *** belum tentu orang itu pintar.. Jadi kalau misalnya ingin agar pernyataan tersebut berlaku dua arah, maka pernyataan tersebut harus dinyatakan dengan jika dan hanya jika.. 😀

 

Sekian…

 

N.B. Artikel ini tidak dibuat untuk mendeskreditkan produk tertentu, melainkan hanya untuk membuka wawasan.. Mohon maaf jika merasa tersinggung..

Iklan

8 tanggapan untuk “Jika… Maka…

  1. maaf mas Wildan, commentnya saya sensor..
    ga ada yg salah kok dengan iklan tersebut, cuma ia menyebutkan satu arah, bukan kebalikannya.. That’s it… 😀

Ada apa di pikiranmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s