Titik..

Teman, pernahkah kamu berada pada suatu titik? Pada titik ini, masa depan kamu dipertaruhkan. Jika kamu bisa melewati titik ini dengan baik, maka perjalanan hidupmu akan lancar untuk beberapa langkah. Namun jika gagal, jalanan terjal akan mengganjal perjalanan.

Bersiaplah kawan sebelum hal itu terjadi padamu.. Semoga sukses..!!

Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

12 Komentar

  1. insanul

     /  Februari 4, 2008

    Sepertinya sudah dekat, dimana aku akan dihadapkan pada sebuah titik yang memiliki beberapa pilihan jalan untuk masa depanku.

    Balas
  2. jadi deg2an..mohon doanya..semoga sukses…

    Balas
  3. it’s getting closer… closer… and closer..
    just be prepared until then… 😀😀

    good luck to y’all

    Balas
  4. titik2 yg mengerikan………

    Balas
  5. Tahu sudah dekat, tp kayaknya masih g nyadar-nyadar….

    Balas
  6. bety

     /  Maret 25, 2008

    pertanyaannya,, apakah bila kita benar2 telah berhasil melewati titik tersebut qt akan akan merasa lega atau malah menyesal krn telah melewatinya???…

    Balas
  7. martinbudi

     /  Maret 25, 2008

    titik hanyalah sebuah titik….
    apapun yang terjadi setelah sebuah titik akan menuju titik yang lain

    asal dilakukan dengan sepenuh hati maka tak akan ada penyesalan di kemudian hari

    Balas
  8. waduh-waduh filosofis sekali..😀

    @bety: gmn bet?? sukses sidangnya?? sudah lulus ya.. jangan lupa makan2nya…

    @martin: jangan di kamar terus tin,, sekali-kali keluar liat matahari.. Biar ga kekurangan vit D…😀

    Balas
  9. martinbudi

     /  Maret 28, 2008

    malu liat kampus…
    abis g ada progress c :d

    Balas
  10. malu sama kampus..??

    hehehe.. ga sama dosen ya??

    Balas
  11. “Jika kamu bisa melewati titik ini dengan baik, maka perjalanan hidupmu akan lancar untuk beberapa langkah. Namun jika gagal, jalanan terjal akan mengganjal perjalanan.”

    ~ Akan lancar untuk beberapa langkah… untuk kemudian menemui titik yang lain… dan seperti program rekursif, hal ini akan berulang dan berulang sampai tetes terakhir pada jam pasir hidup kita jatuh.

    Lalu datanglah keabadian.

    Tidakkah engkau merindukan keabadian itu?

    Balas
  12. rindu hanya dapat diucapkan apabila kita pernah merasakannya..

    Balas

Ada apa di pikiranmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: