To Kill a Mockingbird

51FyYABgXaL._SL160_
To Kill a Mockingbird adalah sebuah novel yang ditulis oleh Harper Lee. Novel ini memenangkan Pulitzer pada tahun 1961 dan dapat disebut sebagai novel legendaris dalam sejarah literatur Amerika. Sampai saat ini, novel ini masih memiliki banyak penggemar, dan aku memasukkan novel ini ke dalam kategori wajib baca.

Novel ini berlatar belakang Amerika tahun 1930-an, di mana rasisme masih sering terjadi. Cerita mengalir dengan sudut pandang seorang anak perempuan bernama Scout Finch yang tinggal bersama ayah dan kakaknya. Suatu ketika, Scout dan kakaknya, Jem, berkenalan dengan Dill yang sedang berkunjung di musim panas. Mereka bertiga tertarik pada kisah misterius mengenai tetangga mereka yang bernama Boo Radley yang tidak pernah keluar dari rumah. Mereka mulai bermain-main untuk mencoba memancing Boo untuk keluar dari rumah.

Di sisi lain, ayah mereka, Atticus Finch, sedang menangani kasus besar. Atticus menjadi pengacara yang ditugaskan untuk membela seorang kulit hitam, Tom Robinson, yang dituduh memperkosa. Penduduk kulit putih di Maycomb, daerah tempat tinggal Atticus, menyatakan ketidaksetujuan mereka terhadap sikap Atticus secara terang-terangan. Di sini, terlihat bagaimana Atticus menjelaskan kepada Scout dan Jem mengenai permasalahan ini.

Northern Mockingbird (Mimus polyglottos)

Northern Mockingbird (Mimus polyglottos)

Ketidakpuasan akibat kasus yang ditangani Atticus ternyata berbuntut panjang. Orang yang semula menaruh dendam pada Atticus pun akhirnya mulai melibatkan Scout dan Jem. Apakah yang terjadi selanjutnya?

Ada beberapa hal yang menarik dalam novel ini. Pesan utama yang ingin disampaikan adalah mengenai bagaimana memahami orang lain, karena orang lain memiliki sudut pandang yang berbeda dengan diri kita. Penggunaan sudut pandang seorang anak memungkinkan kita sebagai pembaca untuk menerima pesan tersebut tanpa merasa digurui. Penggunaan sudut pandang ini juga terkadang dapat memancing tawa melihat kepolosan tingkah laku mereka. Pesan lain yang tak kalah penting adalah bahwa kita tidak boleh sembarangan berprasangka buruk atau menilai secara langsung orang lain, tanpa mengetahui lebih dalam mengenai orang tersebut (kasus Boo Radley dan Mrs. Dubose).

Mockingbird dalam novel ini diibaratkan sebagai burung yang tidak bersalah. Mockingbird tidak melakukan apa pun kecuali bernyanyi dengan tulus. Membunuh Mockingbird (to kill a mockingbird)diibaratkan sebagai menghilangkan sesuatu yang tidak memiliki kesalahan.

Gaya penceritaan yang unik, makna dalam yang tersimpan, kepolosan yang mengundang gelak tawa, semuanya menjadikan novel ini sangat indah. Aku sangat merekomendasikan novel ini sebagai hidangan penyehat  jiwa.

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

11 Komentar

  1. wew… kurang lebih sama-lah reviewnya.😀

    bisa B+ deh nih nilainya utk mata kuliah PROSA / kajian literatur.:mrgreen:

    Balas
  2. cira

     /  Oktober 26, 2009

    wew kakak… bagus referensi nya ^^
    pas lah…
    iya aku suka bet ni sama buku ini.. 2x baca

    Balas
  3. belum selesai2..😦

    Balas
  4. @cira:
    nyesel saya tidak baca dari dulu…

    @hadi:
    ayo di, semangat!! habiskan…!!

    Balas
  5. cira

     /  Oktober 28, 2009

    iya kak,
    jadi nyadar kalo aku hidup tuh terlalu banyak berprasangka..
    -.-
    si anu ini lah, si itu anu lah…
    astaghfirullaah…
    padahal mah ngga…
    tapi kadang2 iya juga sih..
    hahahaah

    Balas
    • hahaha..
      namanya manusia.. tak lepas dari kesalahan..
      asal kita belajar sedikit demi sedikit..
      lama-lama menjadi bukit..
      hahahaha…

      Balas
  6. Ada film dengan judul yang sama, dibuat tahun 1962.

    http://www.imdb.com/title/tt0056592/

    Kira-kira sama kah ceritanya dengan novelnya?

    Balas
    • Iya mas Andre.. tapi saya blum sempat nonton…
      Sepertinya sih kisahnya sama dengan yang di novel..

      Thanks inponya.. ^^

      Balas
  7. notmisterjeckyll

     /  Desember 9, 2009

    Halo Arifn… boleh gak gw jadi friends blogroll lo? balas….

    Balas
    • Boleh saja..

      Silahkan masukkan URL anda saat meninggalkan komentar..
      Tapi kita tukeran link lho..😀

      Balas

Ada apa di pikiranmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: