Lithium Ion

Judulnya cukup spektakuler ya? Lithium Ion adalah jenis baterai yang sering dipakai dalam kehidupan kita sehari-hari. Baterai lithium ion dapat dengan mudah ditemukan di laptop, ponsel, pda, dan sebagainya. Untuk detail informasi mengenai bagaimana baterai lithium ion ini bekerja, silahkan kunjungi halaman HowStuffWorks yang berkaitan. Artikel ini akan sedikit melenceng dari judulnya. Sepertinya kemampuan membuat judulku sudah mulai menurun. Artikel ini adalah cerita mengenai nasib baterai ponselku.

Motorola W362

Motorola W362, teman hidup..

Mungkin tidak banyak yang tahu, Aku telah terpikat oleh candu Internet. Awalnya ketika sedang membuat skripsi, yang notabene sedikit banyak melibatkan pemrograman. Aku merasakan bahwa membuat program tanpa diiringi Internet adalah hal yang tidak menyenangkan. Bahkan bisa membuat frustasi. Internet menyediakan informasi mengenai bagaimana masalah-masalah yang muncul ketika membuat program dapat diselesaikan dengan damai. Waktu itu, aku berlangganan Internet via wireless di tempat aku kost. Dan aku hampir tidak perlu ke kampus untuk koneksi ke Internet.

Dan itu berlanjut sampai sekarang. Dengan mobilitas antar kota yang cukup sering, aku membutuhkan koneksi Internet yang murah dan mudah. Akhirnya aku memutuskan untuk menggunakan layanan Internet yang sesuai dengan perangkat yang kupunya. Kebetulan aku memiliki ponsel Motorola W362. Ponsel ini kubeli sekitar pertengahan tahun 2008. Pada masa itu, ponsel ini adalah ponsel CDMA yang memiliki fitur cukup wah. Ada fungsi modem, MP3 player, dan gratis MMC 1GB. Lumayan kan? Jadilah kugunakan ponsel ini sebagai modem dengan Mobi dari Mobile-8 sebagai ISP-nya.

Ponsel ini kemudian menemani hari-hariku ber-Internet. Berbicara tentang hari-hari, yang dimaksud adalah tidak kurang dari 10 jam per hari.  Karena hanya memiliki satu ponsel (ada yang mau menyumbang?), aku harus mengganti kartu SIM telepon dengan kartu SIM Mobi ketika akan menggunakan Internet. Untuk mengganti kartu SIM, aku harus membuka baterainya terlebih dahulu. Lama kelamaan, aku mulai menyadari bahwa ada sesuatu yang berubah dengan baterai ponselku.

Setelah kurang lebih 8 bulan dipakai Internet secara terus menerus, bateraiku mulai berubah. Dia semakin gemuk dan menggembung. Kapasitasnya pun mulai berkurang. Aku semakin khawatir melihat tutup baterai yang mulai tidak muat dipasang. Semakin lama ketakutan itu menghantui, seolah-olah suatu hari nanti tutup baterai itu akan patah karena tidak sanggup menutupi baterai yang semakin gemuk.

Baterai Motorola W362

Baterai asli bawaan

Hingga akhirnya ketika temanku berkunjung dan berkata, “Cari aja baterai baru di toko-toko ponsel. Ada kok biasanya”. Ada sih rencana untuk membeli baterai yang asli, namun lokasinya terlalu jauh. Jadi kemarin aku memutuskan untuk menuruti saran temanku ini. Di sebuah toko ponsel yang tidak jauh dari tempat domisili, aku bertanya mengenai baterai ini. Dan ternyata baterai jenis tersebut ada. Baterai jenis ini buatan Cina, dijual seharga Rp 35.000,-. Wow, aku pun segera menyambarnya. Aku masih takjub dengan kemampuan Cina membuat baterai dengan spesifikasi yang sama dan dengan tampilan yang sangat mirip (lihat gambar).

Baterai Cina

Baterai buatan Cina

Karena sedikit takut dengan kualitas baterai baru ini, aku akhirnya memutuskan hanya menggunakannya saat ponsel sedang aktif. Saat digunakan sebagai modem, aku akan tetap menggunakan baterai Motorola yang asli.

Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

8 Komentar

  1. takjub dgn org2 cina yg pekerja keras. meniru pun bisa sampai detail🙂

    Balas
  2. Takjub dengan orang Indonesia. The Lost Continent Finally Found.🙂

    Salam Kenal
    AndrikPrastiyono.Net

    Balas
    • haha, andrik… antum yg jelas dikit-lah. maksudnya the lost continet disini, org indonesia gitu? trus knp alasan detailnya? lagi pusing sama skripsi ya?

      Balas
  3. buatan cina rata2 bagus2 tappppi cuman bisa niru bisanya ………………

    Balas
  4. @fadhilatul & Zuawi:
    yap.. mereka luar biasa dalam hal ini..
    menyediakan alternatif..

    @andrik:
    Maksudnya?? saya ga paham..
    Salam kenal juga..

    Balas
  5. ha, ha, sama neh, ke-khawatiran atas baterai buatan china😀

    Balas
  6. darahbiroe

     /  Maret 21, 2010

    heheh hampir smua batrai hp menggunakan lithiumyaw ???

    berkunjung dan ditunggu kunjungan baliknya
    salam blogger
    makasihh😀

    Balas
  7. @miftahgeek
    ya.. he3.. mas miftah di bogor ya??

    @darahbiroe:
    sepertinya sih begitu..
    terima kasih atas kunjungannya..

    Balas

Ada apa di pikiranmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: