Nasionalisme dalam Bancakan

Ketika seseorang menyebut-nyebut tentang programmer atau software developer, yang terlintas dalam benak anda mungkin adalah seseorang dengan rambut acak-acakan yang menghabiskan sebagian besar harinya di depan layar komputer. Atau mungkin anda membayangkan tentang seorang anti sosial berkaca mata tebal yang lebih peduli ketika server sebuah web mati daripada permasalahan besar yang sedang dihadapi bangsa. Kalau hal tersebut (atau mungkin diriku) yang melintas di benak anda, anda salah, karena tidak semuanya seperti itu. Paling tidak begitu pengalamanku.

Beberapa minggu yang lalu, aku berkesempatan menghadiri acara Bancakan 2.0 edisi kedua. Bancakan 2.0 adalah acara pertemuan antara para start up dan developer di Jogja. Start up di sini adalah perusahaan (khususnya bidang IT) yang sedang dalam tahap berkembang. Pertemuan ini diisi oleh pembicara-pembicara yang punya nama di bidang IT di Indonesia. Di sinilah aku menemukan bahwa para start up dan developer ternyata memiliki rasa nasionalisme yang tinggi.

Salah satu pembicara dalam acara Bancakan kemarin adalah mas Dwi Hermawanto. Beliau memiliki impian untuk membuat sesuatu yang berguna di dunia maya. Oleh karena itu, ia bersama teman-temannya mempunyai ide untuk membuat Doocu.com, sebuah situs yang menyediakan cara baru berbagi file pdf di Internet. Doocu.com sekarang sudah diluncurkan dalam versi alpha. Tujuan lain ia membuat situs ini adalah untuk membuktikan bahwa bangsa Indonesia juga dapat berkontribusi di Internet.

Tak jauh berbeda dengan mas Dwi, pembicara lain yang tak kalah seru adalah mas Danny Oei Wirianto. Beliau adalah CMO dari Kaskus.us, ya, salah satu forum terbesar di Indonesia. Beliau bercerita mengenai perjuangan Kaskus mulai dari pertama kali berdiri hingga memiliki jutaan anggota sekarang. Di balik kesuksesan tersebut, ternyata Kaskus masih memiliki idealisme untuk tidak menjual kepemilikan saham terhadap perusahaan-perusahaan multinasional yang notabene dikuasai oleh pihak asing.

Di samping kedua pembicara tersebut, ada beberapa pembicara lain yang tak kalah seru. Ada pak Samuel Henry dan mas Rama Mamuaya yang memberikan motivasi  terhadap para startup untuk tumbuh dan berkembang. Ada juga mas Didit yang memberikan pengenalan tentang NoSQL, sebuah konsep penyimpanan data non-relasional.

Satu kesan yang tertinggal dalam diriku setelah mengikuti acara tersebut adalah ternyata masih banyak orang hebat di Indonesia, dan mereka juga memiliki nasionalisme yang luar biasa. Mereka hanya melakukannya dengan cara mereka sendiri. Dari mereka, oleh mereka, untuk bangsa.

“Ask not what your country can do for you, but what you can do for your country.” — John F Kennedy

Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

7 Komentar

  1. tapi IT dgn rambut acak2an lebih keren hehe :kidding:

    ya-ya, kadang kita egois… maunya diberi terus (mikir apa yg udah bangsa kasih utk kita) padahal harusnya kita yg ngasih utk bangsa… jadi inget kata teman ttg kampus (tapi hampir sama dgn pemikiran JF Kennedy), *lo jangan mikir apa yang udah kampus kasih utk lo, tapi mikir apa yg harus lo kasih utk kampus ini. klo lo ngarep dari kampus lo gak akan pernah dpt apa2.*

    Balas
  2. Tertarik ma no-sql neh, ada info lebih lanjut?

    Balas
  3. @dhila:
    berarti saya keren dong? he3..
    temenmu itu sepertinya ngutip JF Kennedy..😀

    @miftahgeek:
    iya mas,, saya juga sedang melakukan investigasi..
    Mungkin kalo ada waktu, akan saya tulis di sini juga..

    Balas
  4. Wid

     /  April 19, 2010

    Ya iyalah, kita kan lahir dan hidup di Indonesia tercinta ini. Mana mungkin kita tidak mau melakukan sesuatu untuk mengharumkan nama bangsa?:mrgreen:

    Balas
  5. irma

     /  Mei 6, 2010

    hehehehe aku gak ngeti tentang IT, taunya cuma pake internet aja.
    salut ma kaskus, ane juga pembaca setia kaskus, meski masih “kaskuser” :p

    Balas
  1. NoSQL « radical[]rêveur
  2. NoSQL @ Ilkomerz 101001

Ada apa di pikiranmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: