Tiga Kerajaan, Taiko, dan Nusantara Online

Game itu pertama kali diperkenalkan temanku ketika aku masih duduk di bangku SMA. Sejujurnya, aku hampir tidak pernah bermain game PS2 sebelumnya. Namun game ini ternyata benar-benar menarik perhatianku. Game tersebut berjudul Dynasty Warriors. Game ini berlatar belakang legenda tiga kerajaan di negara China. Bercerita tentang tiga kerajaan di China, pasti tak bisa terlepas dari buku legendaris Romance of the Three Kingdoms. Buku ini ditulis oleh Luo Guanzhong pada abad ke 14, menceritakan kisah sejarah penyatuan kerajaan-kerajaan di China. Walaupun aku belum pernah membaca buku ini, game tersebut sedikit banyak membantuku memahami sejarah tiga kerajaan di China.

Nah, ternyata selain Dynasty Warriors, si developer game, KOEI, juga membuat beberapa seri lain yang tak kalah menarik. Salah satunya adalah Samurai Warriors. Berbeda dengan Dynasty Warriors, Samurai Warriors mengambil latar belakang penyatuan Jepang. Karena belum pernah memainkannya, aku sebenarnya tak tahu tentang sejarah Jepang ini. Namun tiba-tiba aku menemukan buku ini di pojok sebuah rak buku di perpustakaan. Buku ini memiliki ketebalan yang setara dengan kamus. Buku ini berjudul Taiko.

Taiko, ditulis oleh Eiji Yoshikawa, menceritakan Jepang pada jaman feodal. Pada jaman ini wilayah Jepang terbagi atas beberapa propinsi yang dikuasai oleh marga-marga besar yang saling berperang untuk memperluas wilayah mereka masing-masing. Pada masa itu, muncullah tiga orang yang memiliki visi untuk mempersatukan Jepang. Mereka adalah Oda Nobunaga, Tokugawa Ieyasu, dan sang Taiko, Toyotomi Hideyoshi.

Hideyoshi adalah anak seorang mantan samurai yang miskin. Dalam masa kecilnya, ia sudah harus berkelana untuk mencari pekerjaan yang diimpikannya, menjadi seorang samurai. Hidupnya pun berubah ketika bertemu dengan Oda Nobunaga. Nobunaga melihat ada sesuatu yang berbeda pada diri si Monyet, julukan Hideyoshi, dan mengangkatnya menjadi pembantu. Dari sinilah perjuangan Hideyoshi dimulai. Mulai dari seorang pembawa sandal hingga akhirnya berhasil menjadi jenderal besar pewaris kekuasaan Nobunaga dan akhirnya berhasil menyatukan Jepang. Kisah sejarah ini dipenuhi dengan intrik-intrik perang, pengorbanan, pengkhianatan, dan pertaruhan kehormatan.

Selesai membaca Taiko, aku teringat pada sebuah buku yang pernah kubaca beberapa bulan sebelumnya. Buku (lebih dari satu sebenernya) adalah Gadjah Mada, tulisan Langit Kresna Hariadi. Buku Gadjah Mada ini terdiri atas lima buah buku, menceritakan kisah Gadjah Mada dan Majapahit, mulai dari kisah pemberontakan Ra Kuti hingga akhir dari perang Bubat. Walaupun sang penulis menegaskan bahwa buku ini adalah fiksi sejarah, namun tetap saja buku ini cukup membantu untuk memahami sejarah perjuangan Gadjah Mada dalam mempersatukan nusantara dengan cara yang lebih menyenangkan.

Di antara ratusan juta penduduk di Indonesia, ternyata masih ada juga orang yang menaruh perhatian akan sejarah Indonesia. Berawal dari keprihatinan akan gamers Indonesia yang lebih mengenal Nobunaga, Hideyoshi, dan Tokugawa, beberapa orang sepakat untuk membuat MMORPG online berbasis sejarah kerajaan di Indonesia. Game tersebut berjudul Nusantara Online, dikembangkan oleh Sangkuriang Studio dan Telegraph Studio, keduanya dari Bandung. Nusantara Online memiliki latar belakang kerajaan-kerajaan yang pernah ada di Indonesia. Di versi awal, disediakan tiga kerajaan besar, yaitu Majapahit, Sriwijaya, dan Pajajaran. Dengan game ini diharapkan para gamers, yang kebanyakan generasi muda, dapat lebih mengenal sejarah bangsa mereka sendiri dengan cara yang mereka sukai.

Sejarah membangun sebuah bangsa. Kalau bukan kita yang mempelajari sejarah bangsa kita sendiri, lalu siapa yang akan mempelajarinya? Apakah kita ingin anak cucu kita tidak mengetahui bagaimana bangsa kita bisa bersatu? Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah bangsanya. Ayo kita main game lagi..😀

Credits:

Pos Sebelumnya
Pos Berikutnya
Tinggalkan komentar

8 Komentar

  1. wow, the first commentator nih.😀

    keren tuh, nusantaraonline ya.. tp sayang, sy ttp ga tertari main game.:mrgreen:

    Balas
  2. Wah, developer dalam negeri toh..

    Balas
  3. Kayanya hampir tiap negara punya sejarah penyatuannya sendiri-sendiri, selain Cina, Jepang, Indonesia (yg sudah dibahas di atas) ada juga Mongol, Rusia, bahkan yang agak beda dan modern prosesnya.. Amerika Serikat😀

    Setuju denganmu, sejarah penyatuan Nusantara oleh Gadjah Mada nggak kalah dengan Three Kingdom atau Nobunaga-Hideyoshi-Tokugawa.

    Btw aku baca tweet-mu yang soal Garuda.. mending gabung aja sama developernya😀

    Balas
  4. @fadhilatul:
    walau saya blum nyoba, tapi menurut saya itu perkembangan yang sangat luar biasa.
    bisa bermain game sekaligus belajar sejarah kan?

    @miftahgeek:
    iya.. developer dalam negeri..
    mana nih anak IPB? he3..

    @SeaGate:
    Iya mas, setiap negara memiliki sejarah penyatuannya masing-masing dan selalu ada pelajaran yang dapat dipetik dari sana.
    Mas punya koneksi di proyek Garuda??

    Balas
  5. Pak Dhani (mantan bosku di PPTIK UGM) yang setup servernya kayanya.. ini artikel beliau soal Garuda http://mardhani.blog.ugm.ac.id/2010/03/02/experiments-the-making-of-garuda-animations-projects-using-blender-dynobolic/

    Balas
  6. gimana cara maen nya gannn

    Balas

Ada apa di pikiranmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: