Anansi Boys

Anansi Boys (atau diterjemahkan sebagai Anak-anak Anansi) adalah sebuah novel bergenre fiksi fantasi yang ditulis oleh Neil Gaiman. Novel ini merupakan novel ketiga Neil Gaiman yang telah kubaca. Dua novel sebelumnya yang pernah kubaca adalah Neverwhere dan Stardust. Sebenarnya novel ini sudah lama sekali kuincar untuk dibaca, namun baru sekarang diberikan kesempatan untuk membacanya.

Anansi Boys berkisah tentang Charles Nancy, yang lebih dikenal dengan julukan Fat Charlie. Julukan tersebut diberikan oleh ayahnya, yang menurut Fat Charlie memiliki kebiasaan yang aneh. Ketika Fat Charlie sudah dewasa dan lama tidak berjumpa dnegan ayahnya tersebut, tersiar kabar bahwa ayahnya telah tewas. Peristiwa tersebut ternyata membawa dia ke sebuah kenyataan bahwa ayah Fat Charlie bukanlah manusia biasa. Ia adalah Dewa Anansi, Dewa Laba-laba yang jahil. Dan Fat Charlie ternyata memiliki saudara, yang mewarisi semua bakat Anansi.

Pertemuan Fat Charlie dengan saudaranya, Spider, lambat laun mulai mempengaruhi kehidupan pribadi Fat Charlie. Hidupnya, pekerjaannya, dan tunangannya terancam dengan kehadiran Spider. Akhirnya Fat Charlie memutuskan bahwa ia harus mencari cara untuk menyingkirkan Spider, dengan mengunjungi dunia para Dewa. Ternyata kejadian demi kejadian tak terduga terus terjadi, membawa Fat Charlie ke petualangan yang tidak pernah ia sangka.

Secara umum, novel ini cukup unik. Gaya bercerita Neil Gaiman menjelaskan fantasinya lucu dan tidak terduga. Jika teman-teman menginginkan novel yang menghibur, novel ini layak untuk dibaca.

Tinggalkan komentar

4 Komentar

  1. jadi ingat serial percy jackson… mirip2 klo soal anak dewa-nya…

    Balas
  2. inet

     /  Oktober 4, 2010

    rif…mau dung bukunya….sepertinya bagus….
    gw suka Stardust, tapi pelemnya segh, bukunya belom baca.
    kalo gw baca bukunya duluan mungkin bakal berubah pikiran soal filmnya, imajinasi gw ketinggian..wkkwkw

    Balas
  3. Udah baca lebih dari sekali berarti punya pribadi donk. Minjem.. xp

    Balas
  4. @dhila:
    iya, tapi kalo Percy Jackson kan mengambil setting Dewa-Dewi Yunani, sedangkan Anansi itu sepertinya dikhayalkan sendiri oleh si Neil Gaiman..

    @inet:
    mau? di toko buku banyak net..
    hehe, kalo filmnya emang lucu banget.. novelnya ga beda terlalu jauh kok dengan filmnya..
    Kalo km pernah nonton Coraline, itu juga karangannya Gaiman…

    @Miftahgeek:
    semuanya gratisan kok kang.. dapet minjem sana sini…
    hehe..

    Balas

Ada apa di pikiranmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: