The Vanished Man – Si Perapal

The Vanished Man – Si Perapal
Pengarang: Jeffery Deaver
Isi: 560 halaman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Kembali lagi bersama resensiku tentang novel. Semoga teman-teman belum merasa bosan karena kali ini aku akan membahas novel (lagi-lagi) karangan Jeffery Deaver. Sebenarnya, di antara novel The Twelfth Card dan The Vanished Man ini, aku telah membaca dua novel karangan Jeffery Deaver lainnya. Novel tersebut adalah The Maiden’s Grave dan Speaking in Tongues. Namun sepertinya kedua novel tersebut akan kuresensi di kemudian hari. Jadi untuk saat ini, mari kita membahas novel petualangan Lincoln Rhyme ini, The Vanished Man atau Si Perapal.

Cerita diawali dengan terjadinya sebuah kasus pembunuhan seorang gadis musisi muda di sebuah sekolah. Modus pembunuhannya cukup unik, yaitu meniru sebuah atraksi sulap yang disebut dengan Lazy Hangman. Ketika polisi memergoki pelaku, ia berhasil masuk ke ruangan tertutup. Sesaat setelah polisi mengepung tempat itu, terdengar suara tembakan dan si pelaku berhasil menghilang.

Si Pelaku, disebut sebagai Si Perapal, kemudian melakukan serangkaian pembunuhan dengan menggunakan berbagai macam trik ilusi sulap. Si Perapal yang menguasai  ilusionis, mentalis, ventriloquisme, protean (ahli berganti penampilan dengan cepat), dan kelincahan tangan membuatnya sangat licin untuk ditangkap. Lincoln Rhyme dan kawan-kawannya harus meminta bantuan kepada seorang ilusionis muda bernama Kara untuk membantu mengungkap kasus ini. Kejadian semakin menegangkan saat Si Perapal berhasil mendatangi Rhyme yang lumpuh di ruangannnya dan mengatakan akan adanya atraksi puncak Cermin Terbakar. Lincoln Rhyme yang berhasil selamat dari usaha pembakaran Si Perapal bahu membahu dengan teman-temannya untuk mengungkap penyesatan demi penyesatan yang ditanamkan oleh Malerick, Si Perapal.

Ini mungkin merupakan kisah Lincoln Rhyme yang paling seru. Penyesatan demi penyesatan terlihat rapi dan berhasil membuat seolah-olah itu adalah kenyataan. Berbagai macam trik sulap yang ditampilkan di sini juga benar-benar ada dan menambah wawasan. Kalau anda penggemar sulap dan kasus-kasus pembunuhan, novel ini sangat saya rekomendasikan.

Image credits: Gramedia

Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

7 Komentar

  1. hmm… bagus.😉

    Balas
  2. patut dicoba nih

    Balas
  3. Wah, udah baca lagi dia😀

    Balas
  4. @dhila:
    sipp…🙂

    @yolanda:
    silahkan dicoba..😀

    @asfarian:
    ayo mas auzi..😀

    Balas
  5. monggo dicoba “the blue nowhere” (white hat hacker VS black hat hacker…mantebbb gan!!) sama “devil’s teardrop” (tentang ahli forensik dokumen, bisa baca karakter n profiling orang lewat tulisan tangan)…dua2nya karangan Jeffery Deaver juga…cuman yang the blue nowhere sdh agak susah dicari…ceritanya seru banget!

    Best Regards,
    Daniel Raharjo

    Balas
  6. lizia

     /  Maret 7, 2011

    Waww banyak review novel ya
    oh iyaa… harganya juga donk kasih tw,,, jadi khan bisa nabung dulu
    ato gak kaget pas ke toko buku uangnya gak pas
    *nasib mahasiswa*

    btw, suka dan brown juga gak? Artemis Fowl,
    hmm ngeliat ini jadi pengen review novel juga nih di blog hehhe

    Balas
    • hehe..
      kalo harga bisa di googling sendiri.. soalnya kebanyakan novelnya ga modal.. :p

      Balas

Ada apa di pikiranmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: