OpenSUSE: Setting Motorola W362 sebagai Modem

Motorola W362 adalah salah satu ponsel yang dapat digunakan sebagai modem. Ponsel ini menggunakan teknologi CDMA pada frekuensi 800MHz. Anda bisa melihat detail spesifikasi ponsel ini di situs Motorola.

Dalam tulisan ini, aku akan menjelaskan beberapa tahapan untuk mengatur ponsel W362 sehingga dapat digunakan sebagai modem. Pada tulisan ini, aku menggunakan OpenSUSE 11.1. Langsung saja, mari kita mulai eksperimen kita.. Lanjutkan membaca “OpenSUSE: Setting Motorola W362 sebagai Modem”

Bodoh?

Pagi ini, aku mendapatkan kabar bahwa terjadi gempa di daerah Yogyakarta dan sekitarnya. Karena penasaran, aku pun membuka situs detik.com untuk mendapatkan informasi. Bukannya berita mengenai gempa yang aku temukan, melainkan sebuah artikel yang cukup mengusik diriku. Artikel tersebut berjudul: ‘Facebook-an Bikin Pintar, Twitter-an Bikin Bodoh’.

Artikel tersebut menyamakan aktivitas ber-Facebook dengan bermain game Total War dan Sudoku. Ketiganya dipercaya dapat merawat working memory:

Begitu juga dengan Sudoku dan juga Facebook. Mempertahankan hubungan dengan teman-teman di jejaring sosial ini dipercaya juga bisa ‘merawat’ working memory.

Sedangkan alasan mengapa Twitter dapat membuat bodoh adalah karena kecepatan arus informasi dalam waktu yang singkat.

“Pada Twitter Anda menerima gelombang informasi tiada henti, namun semuanya dibungkus dengan sangat singkat hingga Anda tak harus memprosesnya, ” ujar Dr Alloway seperti dilansirdetikINET dari Telegraph, Senin (7/9/2009).

 
Maksud dari “dibungkus dengan sangat singkat” mungkin adalah batasan 140 karakter pada status Twitter. Dan, memang arus informasi di Twitter sangat cepat, tapi bukankah Facebook juga tak kalah cepatnya?

Lanjutkan membaca “Bodoh?”

Crash!

Entah kenapa, sejak pagi tadi blog berbahasa Inggrisku tidak bisa diakses. Apa boleh buat, itulah resiko menggunakan jasa hosting gratis. Hanya bisa melaporkan kepada pihak berwajib (penyedia jasa) dan menunggu sampai laporan tersebut diterima oleh mereka.

Black Hat Support (courtesy of xkcd.com)
Black Hat Support (courtesy of xkcd.com)

Ketika aku memeriksa support forum mereka, ternyata kejadian ini tidak hanya menimpa blogku saja. Beberapa situs lain yang di-host di tempat yang sama juga mengalami kegagalan akses. Yah, paling tidak ada teman senasib.

Satu hal yang menjadi ironi adalah malam sebelumnya aku sedang menulis artikel mengenai pertimbangan-pertimbangan yang perlu diketahui sebelum memutuskan untuk memindahkan blog di hosting pribadi. Sedianya artikel tersebut akan kuselesaikan pagi ini, tapi niat tersebut urung karena kejadian ini.

Apa boleh buat, diriku hanya bisa menunggu sampai masalah ini terselesaikan. Tulisan ini juga dibuat sembari menunggu blog tersebut online lagi.

So am I still waiting….

[updated] A few moments after I wrote this, the site is back online!! Yippie.

Black Hat Support is a web comic made by Randall Munroe of xkcd.com

Sebuah Cerita tentang Spam

Kurang dari dua tahun yang lalu, aku dan teman-teman satu angkatan menerima pembekalan praktek lapang dari universitas. Di dalam satu ruangan tersebut kami mendapatkan berbagai macam penjelasan dan pengetahuan teknis agar kami tidak terlalu terkejut dengan kondisi di tempat kerja. Salah satu topik yang menarik perhatian adalah penjelasan mengenai spam.

“Snopes” webcomic is a courtesy of xkcd.com

Spam atau junk mail adalah penyalahgunaan dalam pengiriman berita elektronik untuk menampilkan berita iklan dan keperluan lainnya yang mengakibatkan ketidaknyamanan bagi para pengguna web (Wikipedia). Pengertian spam ini bersifat subjektif, orang per orang. Apabila sebuah email menimbulkan ketidaknyamanan atau tidak diinginkan oleh seseorang, maka orang tersebut boleh menganggapnya sebagai spam.

Spam sudah mendarah daging dalam sejarah email. Di manapun kita membuat email, spam pasti akan menghampiri. Meski demikian, pihak penyedia email memberikan fasilitas khusus untuk menangani spam sehingga dapat mengurangi gangguan spam. Email yang masuk akan difilter dengan menggunakan logika tertentu oleh sistem dan dimasukkan ke folder tertentu supaya tidak mengganggu email utama yang kita terima.

Sepanjang pengalamanku menggunakan email, aku selalu mengira bahwa sistem filter ini diterapkan hanya untuk email yang masuk. Namun, rupanya aku salah.

Beberapa hari yang lalu, aku melakukan upgrade engine pada aggregator blog angkatanku. Meski aku pernah sukses melakukan upgrade sebelumnya, entah kenapa pada situs ini aku mengalami kegagalan. Jadi, dengan modal backup data yang aku ambil sebelumnya, aku mulai memasukkan data ke dalam sistem yang terpaksa aku install baru. Karena berbagai pertimbangan pula, aku terpaksa me-reset semua password anggota yang sudah terdaftar di sana.

Sebagai pengelola yang bertanggung-jawab, aku pun mengirimkan email notifikasi ke semua pengguna terdaftar aggregator. Kebetulan aku menggunakan GMail untuk mengirimkan notifikasi tersebut ke kurang lebih dua puluh alamat email secara serentak.  Pesan sudah ditulis, alamat sudah dimasukkan ke kolom BCC, lalu klik Send.

Beberapa detik kemudian, muncul beberapa email ke dalam inbox secara beruntun. Email-email tersebut ternyata adalah notifikasi kegagalan pengiriman notifikasi yang aku lakukan sebelumnya.

You're spamming!!
You're spamming!!

Sistem memberikan penjelasan sebab gagalnya pengiriman dengan sebuah link. Ternyata sistem menganggap notifikasi yang kukirimkan tersebut adalah spam karena banyaknya jumlah pengirim. Dan satu hal lagi, GMail juga melakukan filter spam untuk email yang keluar dari sistem.

Akhirnya, aku pun mengirimkan email ke milis angkatan untuk memberitahukan notifikasi dan prosedur penggantian passwordnya. Pelajaran kita hari ini: sistem/program melakukan apa yang kita perintahkan kepada mereka, walaupun itu belum tentu yang sebenarnya kita inginkan.

Ga nyambung ya? Anyway, stop spamming!

Beta Version

Halo.. Saya sudah mere-publish blog saya di http://arifn.web.id. Pada blog ini, saya menggunakan bahasa Inggris sebagai bahasa utama, baik sebagai bahasa posting atau pun komentar. Blog ini masih dalam versi beta dan akan terus saya perbaiki hingga menjadi lebih baik. Saran dan kritik sangat diharapkan. Terima kasih sebelumnya..

Web Service: Definisi

Ini untuk teman-teman yang kemarin penasaran tentang Web Service.. Susah sekali untuk mendapatkan pengertian yang enak tentang Web Service.. Kebetulan beberapa hari yang lalu, Eureka!! Aku menemukannya.

Web service adalah sebuah service yang tersedia dalam Internet yang menggunakan sistem pesan XML terstandarisasi. Web service tidak terikat pada sistem operasi maupun bahasa pemrograman. Ada beberapa alternatif dalam pertukaran pesan XML. Contohnya, XML Remote Procedure Calls (XML-RPC) atau SOAP dapat digunakan dalam pertukaran pesan. Alternatif lain adalah dengan hanya menggunakan HTTP GET/POST untuk mengirimkan pesan XML .

Meski tidak harus ada, sebuah web service juga diharapkan memiliki dua buah properti tambahan:

  • Sebuah web service harus dapat mendefinisikan dirinya sendiri
    Antarmuka publik web service harus dipublikasikan bersamaan dengan publikasi web service. Service paling tidak harus menyediakan dokumen yang dapat dibaca oleh pengembang lain sehingga mudah untuk digunakan. SOAP service yang dibuat sebaiknya juga menyertakan antarmuka publik yang ditulis dalam bahasa XML yang umum. XML tersebut dapat digunakan mengidentifikasi semua public method, method argument, dan return values.
  • Sebuah web service harus dapat ditemukan

    Web service yang dibuat harus disertai dengan mekanisme sederhana untuk mempublikasikannya. Mekanisme tersebut memungkinkan pihak-pihak yang berkepentingan untuk menemukan service dan mendapatkan lokasi antarmuka publiknya. Mekanisme tersebut dapat berupa sistem terdesentralisasi atau sistem registry yang terpusat.

Intinya, web service yang lengkap adalah semua service yang:

    • Tersedia melalui Internet atau jaringan privat (intranet)
    • Menggunakan sistem pesan XML yang terstandarisasi
    • Tidak terikat pada sistem operasi dan bahasa pemrograman
    • Mendefinisikan diri sendiri melalui tata bahasa standar XML
    • Dapat dicari dengan mekanisme pencarian sederhana

    Sementara cukup gitu dulu.. Nanti ditambahi lagi..

    Sumber:

    Cerami E. 2002. Web Services Essentials: Distributed Applications with XML-RPC, SOAP, UDDI, & WSDL. O’Reilly.

    Ada yang Baru..

    Ketika perjuangan untuk mendapatkan domain berhasil, aku menyadari bahwa ini adalah awal dari perjuangan yang sebenarnya. Untuk itulah, aku kemudian mencari tempat hosting dan akhirnya beberapa hari yang lalu: situsku yang baru telah lahir (http://arifn.web.id).

    Situs tersebut bukan untuk menggantikan blogku di wordpress. Blog wordpress akan berjalan seperti biasa (untuk para penggemar jangan kuwatir *punch*)Situs tersebut untuk melatih kemampuan bahasa Inggrisku. Inggris? ya.. Harapan untuk berkembang selalu ada. Dan aku sedang berjuang untuk menuju ke sana. Jadi jika mas-mas, mbak-mbak, teteh, akang, adik, kakak, dan semuanya kalau ada waktu silahkan mampir ke situs saya yang baru.

    Terima kasih, Matur nuwun, Thank you, Arigatou, Merci bien…

    Posting dengan Flock

    Postingan ini hanya mencoba salah satu feature dari Flock. I was amazed with this browser. It claims itself as the Social Web Browser. With this browser, you can easily login and maintenance your social networking site such as blogger, wordpress, livejournal, facebook, flicker, and many more. You have simple personal page called My World as a control panel of your account. Here, you can post a blog, read an RSS, and login to your account.
    One good thing about this browser is that Flock was created with the base open source code of Mozilla Firefox. So you can add any Firefox addons into it. What a great browser. So what’re you waiting for. Grab one and try it on your own.. 😀

    Blogged with Flock