Backup Paranoia

Detik-detik menjelang awal penelitian akhir telah dimulai. Salah satu hal yang terpenting dalam melakukan penelitian adalah, tentu saja, membuat laporan penelitiannya. Laporan penelitiannya ini biasanya berupa dokumen teks, dibuat menggunakan program pengolah kata.

Beberapa tahun belakangan ini, dokumen teks rawan sekali terkena serangan virus. Virus-virus ini dapat merusak dokumen tersebut sehingga tidak dapat dibuka kembali. Laporan penelitian yang kita buat berbulan-bulan pun dalam waktu singkat dapat lenyap tak berbekas. Selain ancaman virus, ancaman kegagalan sistem juga dapat terjadi. Harddisk bisa rusak dan tidak dapat diakses, komputer dapat rusak dan tidak bisa berjalan, dan sebagainya. Beberapa hal ini saja dapat memicu sebuah pertanyaan, apa yang dapat kita lakukan untuk melindungi data atau dokumen penelitian kita? (lebih…)

Aku dan Workspace

Setahun belakangan ini, aku sedang membiasakan menggunakan sistem operasi Linux untuk keperluan sehari-hari. Sebelum kulanjutkan cerita ini lebih jauh, aku tegaskan bahwa posisiku dalam perang dingin Open Source dan proprietary software adalah netral. Maksud netral di sini adalah aku menganggap masalah perang dingin ini adalah masalah pilihan, pilih sistem yang tepat sesuai dengan kebutuhan.

Oke, kembali ke cerita utama. Setahun belakangan ini, aku sedang membiasakan menggunakan sistem operasi Linux. Dari beberapa pilihan distro (distribusi) Linux yang beraneka ragam, ada tiga distro favorit yang pernah kugunakan, yaitu OpenSUSE, Fedora, dan Ubuntu. Dengan berbagai pertimbangan, akhirnya aku pun memilih distro favorit sejuta umat, yaitu Ubuntu. (lebih…)

Dan Hilanglah Seorang Blogger

Hari itu biasa saja. Matahari bersinar seperti biasa. Angin juga tidak terlalu kencang. Gunung Merapi juga masih diam tegak berdiri diselimuti kabut tebal. Benar-benar hari biasa, seperti hari-hari pada umumnya. Aku juga tidak melakukan tindakan yang luar biasa. Bangun tidur pada jam-jam biasa. Menghidupkan komputer dan berselancar di Internet seperti biasanya. Menghidupkan Seeismic dan menerima informasi dari Twitterverse seperti biasanya. Sampai sebuah tweet dari @purplehayz mengguncang dunia (well, duniaku sebenarnya). Berikut adalah tweetnya:

Spolsky blogicide note has great advice, and bad http://short.to/19pxn

Mungkin ada di antara pembaca yang bertanya, siapakah si Spolsky ini? Ada apa dengannya? (lebih…)

Beberapa webcomic untuk menemani hari

Menjalani aktivitas rutin harian, baik itu bekerja, belajar, atau bermain Facebook (^^) memang terkadang dapat membuat kita merasa bosan. Bolehlah di antara aktivitas tersebut kita mengambil waktu sebentar untuk refreshing, dengan harapan untuk meningkatkan produktivitas kita kembali. Salah satu cara yang biasanya kulakukan adalah dengan membaca webcomic yang banyak tersedia di Internet.

Webcomic adalah komik yang diterbitkan melalui website. Webcomic ini biasanya ditulis sendiri oleh seseorang sesuai dengan minat orang tersebut. Komik ini biasanya berisikan humor, sarkasme, atau sindiran yang bisa membuat kita tertawa atau menggaruk-garuk kepala karena tidak mengerti. Beberapa webcomic yang sukses, dalam artian banyak disukai oleh pembaca, biasanya kemudian akan diterbitkan dalam bentuk buku (meskipun tetap ada versi daring (online)-nya) atau menyediakan merchandise yang bisa dimiliki oleh penggemar. (lebih…)

Email!

AROBAZE

Aku percaya bahwa hidup itu adalah sebuah perjalanan. Perjalanan ini terdiri atas berbagai macam petualangan yang selalu dapat kita pilih sesuai dengan keinginan kita. Dari sekian banyak petualangan, ada satu petualangan yang ingin kubagi kali ini. Petualangan di dunia blog yang telah mengantarkanku membuka berbagai macam petualangan lain yang tak kalah mengasyikkan. Lalu kenapa judulnya Email? Sabar bung, silahkan berpetualang membaca tulisanku sampai selesai ^^.

Seperti yang telah kita ketahui bersama, aku memiliki blog di sini (yang sedang anda baca sekarang). Selain itu, aku juga memiliki blog lain yang kugunakan untuk melatih kemampuan berbahasa Inggris. Blogku yang satu ini juga kugunakan untuk berpetualang dengan dunia WordPress. Aku belajar untuk instalasi dan mengatur WordPressku sendiri. Selain itu, aku juga berpetualang dengan dunia domain dan hosting yang berbayar. Sekedar untuk merasakan bagaimana caranya dan menggali ilmu dari mas-mas customer service yang senantiasa bersedia membantu (he3.. maaf telah merepotkan ^^). (lebih…)

Tips Menulis Laporan: Ide

Beberapa hari belakangan ini, aku mulai menyadari bahwa menulis dengan bahasa Indonesia itu tidak semudah yang kubayangkan sebelumnya. Ada beberapa aspek yang perlu diperhatikan sehingga tulisan yang kita buat menjadi padu, beralur, dan yang terpenting: enak untuk dibaca. Untuk itulah, aku memiliki ide untuk berbagi ilmu dalam hal tulis menulis., khususnya menulis laporan, karya ilmiah, atau tugas akhir(?). Tips ini kutulis hanya berdasar pengalaman saja, jadi jikalau ada para pembaca sekalian yang ingin menambahkan: silahkan.. Dan marilah kita mulai..

Kumpulkan ide

Satu hal yang paling penting saat menulis adalah kita mengetahui apa yang akan kita tulis. Sebelum proses menulis dimulai, ada baiknya kita mengumpulkan terlebih dahulu semua bahan yang akan dijadikan acuan dalam karya kita nantinya. Bahan-bahan tersebut berfungsi sebagai gudang ide dari tulisan kita.

Bahan telah didapatkan. Langkah selanjutnya adalah membuat pokok pikiran utama. Pokok-pokok pikiran utama kita ini nantinya akan dikembangkan sehingga terbentuk karya yang utuh. Pokok pikiran utama sebaiknya singkat, dan memiliki hubungan dengan pokok pikiran lain (walau tidak selalu demikian).

Bagaimanakah cara menentukan pokok pikiran ini? Well, ada beberapa teknik yang bisa ditempuh. Salah satu teknik yang kusuka adalah brainstorming dengan bantuan mind map. Kita cukup menghujani mind map dengan berbagai ide yang muncul dalam benak kita. Apa yang akan kita bahas di bagian ini? Bagian ini sebaiknya membahas tentang apa? Kalau pokok pikiran seperti ini, kira-kira penjelasannya bagaimana? dst. Untuk mempermudah dalam membuat mind map, ada pengembang yang telah berbaik hati membuatkan Freemind. Membuat mind map dengan tangan atau dengan bantuan software: pilihan di tangan anda..:D

Ada orang berkata: “dua kepala lebih baik daripada satu kepala“. Walaupun pepatah itu belum sepenuhnya terbukti, tidak ada salahnya kita mencoba. Mulailah bertanya dan berdiskusi kepada teman kita. Tanyakan kepada mereka mengenai ide dan pokok pikiran yang telah kita buat. Mintalah masukan kepada mereka, siapa tahu kita mendapatkan ide segar.

Sampai di sini dulu ya, tunggu postingan selanjutnya. Ada masukan, tanggapan, sanggahan? Monggo, dipersilahkan..