Kereta Api yang Terakhir

Setelah beberapa saat yang lalu menulis dua cerita tentang kereta, yaitu Kereta.. Kereta… dan Kereta Lagi, seorang teman blogger merekomendasikan kepada saya sebuah film yang berkaitan dengan kereta api. Film tersebut berjudul Kereta Api Terakhir. Judulnya cukup unik ya? Hehe..

Kereta Api Terakhir merupakan film lawas keluaran tahun 1981. Film ini bertemakan perjuangan melawan penjajahan Belanda. Film tentang kereta ini diangkat dari novel klasik yang ditulis oleh Pandir Kelana. Film ini dibintangi oleh bintang-bintang top pada masa itu, yaitu Rizawan Gayo, Gito Rollies, Pupung Harris, dan Deddy Sutomo. Dari semua bintang tersebut, hanya satu yang saya ketahui yaitu abah Gito Rollies, hehe..

Berlatar kegagalan perundingan Linggarjati, Maskar Besar tentara memutuskan untuk mengumpulkan semua kereta api di Yogyakarta. Kereta api pada jaman tersebut merupakan alat transportasi yang sangat berharga dan diperebutkan oleh semua pihak. Dari beberapa kereta yang diberangkatkan dari Stasiun Besar Purwokerto, Letnan Firman (Pupung Harris) dan Sersan Tobing (Gito Rollies) ditugaskan untuk mengawal kereta api terakhir ke Stasiun Yogyakarta. Film ini berkisah tentang halangan dan rintangan yang ditemui ketika dalam perjalanan, mulai dari serangan udara Belanda, gerbong yang terbakar, pengungsi yang melahirkan, hingga kisah asmara antara Letnan Firman dan Retno (lho?).

Meskipun bertemakan perjuangan, film ini dibumbui dengan banyak adegan romantis dan komedi. Adegan romantis dihiasi dengan dialog-dialog yang membuat tersipu-sipu, sedangkan adegan komedi diiringi dengan dialog-dialog lugu dan kocak. Melihat film ini, saya sempet bingung mengelompokkan film ini, apakah termasuk film aksi, komedi, atau romansa. Namun demikian, film ini sangat bagus untuk ukuran jaman dulu dengan segala keterbatasannya. Jika teman-teman ingin menonton filmnya dapat melihatnya di Youtube yang telah dibagi menjadi 14 part. Dan inilah review film ini oleh teman blogger saya tersebut.

Credits: Kereta Api Terakhir poster didapat dari http://indonesiancinematheque.blogspot.com/2011/02/kereta-api-terakhir-1981.html

Pos Sebelumnya
Tinggalkan komentar

17 Komentar

  1. suka banget sama film ini..
    jadi pengen nyari novelnya pak pandir deh..
    mau tau gimana beliau nulis Kereta Api Terakhir dalam novel..😉

    Balas
  2. ah mau.. kualitas gambarnya bagus ngga?

    Balas
  3. siap menonton ntar malem aaahh….😀

    Balas
  4. bicara soal kereta malah inget Kamen Rider DenO (–‘)

    jadi pengen nonton juga nih….

    Balas
  5. wah mntabs nih kereta jogja yah ku skrng d jogja

    Balas
  6. Putri Kumalasari

     /  Januari 4, 2012

    Uda nonton DVD-nya. Kereeennnn….abis. Film perjuangan yg bagus,jd pengen baca jg novel aslinya. Nyari kmana2,di seluruh toko loak di surabaya koq gak ada ya😦

    Balas
  7. Terima kasih banyak mas arifin saya sebagai pecinta kereta suka sama film ini

    Balas

Ada apa di pikiranmu?

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: